Dear...

Jika aku tidak mengatakannya bukan berarti aku
tidak merasakannya. Aku hanya tidak menemukan
kata-kata yang lebih besar dari perasaanku.

Saturday, January 5, 2013

Never believe in never...

Sebuah pepatah yang terungkap oleh salah satu karakter Final Fantasy Tactis yang bernama Ramza selalu terngiang-ngiang dikepala urang sampe sekarang. Bagaimana enggak, sebuah kalimat tersebut mengandung makan yang dalem.
Jangan percaya siapapun, itulah artinya. Simpel tapi jika dimaknai lebih dalem ini bisa mengandung banyak arti.


Percaya adalah sebuah rasa dimana kita memiliki suatu keyakinan terhadap suatu hal baik perkataan ataupun perbuatan seseorang. Tapi siapa bilang satu kata ini dapat membuat suatu ras, yakni manusia bisa menjadi makhluk brutal bagai barbarian yang belum dikasih makan selama 1 bulan. Bagaimana tidak, seseorang yang mempunyai sebuah kharisma layaknya idola boyband korea yang lagi nge-trend sekarang, beberapa orang tidak memiliki keyakinan yang kuat akan sebuah kepercayaan.
Membangun sebuah Trust bukanlah perkara mudah seperti membalikan telapak tangan atau membuat sebuah garis acak diatas kertas putih tak bernoda. Trust bisa menjadi pedang yang bisa menghujam jantung si pemilik dengan mudahnya.
Namun, Trust ini pun bisa menjadi sebuah batu berlian yang tertimbun didalam tanah ribuan meter jauhnya.
So,
Balik lagi ke pribadi masing-masing tentang masalah Trust ini karna urang banyak banget liat manusia zaman sekarang dengan mudahnya mereka mengobral Trust seperti baju kiloan yang dijual dengan harga miring.